PIP Madrasah 2024 Cair, Ada Kenaikan Nominal? Simak InformasinyaProgram Indonesia Pintar (PIP) Madrasah Tahun 2024

$rows[judul]
BASKOMJATIM.COM

Dalam konteks pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP), upaya pemerintah Indonesia untuk mendukung pendidikan di berbagai tingkat, terlihat jelas melalui kegiatan Koordinasi Teknis yang digelar secara daring. Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah yang menggelar acara ini dengan dukungan Kementerian Agama RI, mencerminkan komitmen serius untuk meningkatkan akses pendidikan bagi siswa dari lapisan masyarakat yang beragam.

 

Melalui platform Zoom dan kanal YouTube, Koordinasi Teknis ini memberikan akses kepada ribuan peserta yang berpartisipasi secara langsung maupun melalui tayangan online. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, M. Ali Ramdhani, memberikan semangat dan motivasi kepada para peserta Zoom, menyatakan bahwa Program Indonesia Pintar adalah wujud perhatian pemerintah terhadap masyarakat miskin, yang diharapkan dapat terus bersekolah tanpa terkendala oleh faktor ekonomi.

 

Dalam suasana penuh semangat, M. Ali Ramdhani menekankan pentingnya tetap bercita-cita tinggi tanpa terbatas oleh keterbatasan ekonomi. Ia meyakinkan para siswa madrasah bahwa pemerintah telah menyediakan fasilitas beasiswa untuk mendukung perjalanan pendidikan mereka.

 

Dirjen Pendidikan Islam juga menyoroti urgensi mengatasi hambatan kemiskinan agar siswa-siswa tetap dapat mengejar pendidikan berkualitas. Pemerintah, melalui Program Indonesia Pintar, ingin memastikan bahwa kemiskinan bukanlah penghalang bagi siswa untuk mencapai pendidikan tinggi yang bermutu. Ali Ramdhani menekankan bahwa beasiswa melalui Kementerian Agama adalah solusi untuk mengatasi kendala ekonomi yang mungkin dihadapi oleh siswa madrasah.

 

M. Sidik Sisdiyanto, selaku Direktur KSKK Madrasah, memberikan gambaran terinci mengenai alokasi anggaran PIP untuk madrasah pada Tahun Anggaran 2024. Besaran anggaran mencapai Rp.1.302.009.650.000, dan akan direalisasikan dalam dua tahap pencairan. Tahap pertama, sejumlah Rp. 900 M, telah ditarik pada Minggu Kedua bulan Februari 2024. Ia juga mencatat peningkatan nominal beasiswa untuk jenjang Madrasah Aliyah, yang dapat membantu siswa-siswa mendapatkan bantuan finansial lebih besar.

 

Komitmen Kementerian Agama untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Kementerian Agama Provinsi, Kankemenag Kabupaten/Kota, dan Satuan Pendidikan Madrasah, menjadi landasan untuk penambahan anggaran demi mencakup lebih banyak peserta didik madrasah yang memenuhi kriteria penerima PIP. Dirjen Pendidikan Islam meminta sinergi dengan bank penyalur untuk memastikan optimalisasi pemanfaatan anggaran PIP, menjauhkan potensi praktik pungli yang mungkin terjadi di lapangan.

 

Muhammad Ali Ramdhani menekankan pentingnya menjalankan Program Indonesia Pintar dengan niat baik dan komitmen, sebagai bentuk pengabdian kepada agama, nusa, dan bangsa. Ia memotivasi semua pihak terlibat agar melihat setiap langkah yang diambil dalam pelaksanaan program ini sebagai ibadah, yang akan memberikan potensi pahala di akhirat. Ramdhani menutup sambutannya dengan harapan bahwa melalui PIP, bangsa ini dapat melahirkan generasi yang cerdas, berilmu, dan berkomitmen untuk kemajuan bangsa.

Demikian informasi tentang perubahan nominal dan proses pencairan Program Indonesia Pintar Madrasah Tahun 2024, Semoga informasi ini Bermanfaat. terimakasih (admin/wd)


Jangan Lupa untuk Meninggalkan Komentar, Agar Kami tahu Kalau Anda selalu Bersama Kami :)



Jangan Lupa untuk Meninggalkan Komentar, Agar Kami tahu Kalau Anda selalu Bersama Kami :)

Yuk bergabung di grup kami untuk selalu mendapatkan update terkini dari BASKOM:

>>>>>>>>>> Grup WhatsApp INFO BASKOM

>>>>>>>>>> Grup Facebook BASKOM JATIM

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)
Whatsapp-Button